Virtual Box, Ubuntu, HTK

Demi efisiensi waktu, hari ini terpaksa nginstal2 di kompie orang. Sekalian we dicatet..

1. Download Ubuntu (12, i-386) dan Virtual Box
2. Install Virtual Box, klik sini

  • ganti bahasa ke bahasa Inggris (sebelumnya bahasa Jepang)
  • File, Preferences, Language, klik sini, dan klik sini

3. Install Ubuntu
4. Install HTK, klik di sini dengan berbagai modifikasi

  • download HTK dan cari tempat instalasi yang diinginkan
 extract, tar -xvzf namafile.trgz
./configure
  • ubah lokasi default  binaries, yang tadinya “/usr/local/bin”
  • masuk ke skrip configure, edit prefix jadi misalnya /home/namaorang/bin/htk-3.4.1/
make all
  • error: X11/Xlib.h: No such file or directory
  • solusi: sudo apt-get install libx11-dev
make install
  • errors, e.g.: cannot create regular file ‘/usr/local/bin/HSLab’: Permission denied
  • solusi: ubah script configure (lokasi binaries, prefix, dari yang tadinya /usr/local/bin/ jadi misalnya /home/namaorang/bin/htk-3.4.1/)
  • ulangi langkah dari ./configure

5. Display shortcut in file browser (in Ubuntu 12)

  • tekan Ctrl+L : view full path
  • tekan Ctrl+2: view as list (bukan icon)

6. Edit path (masukkan lokasi binaries sebagai path), cek apakah HTK bisa berjalan normal

  • cek path
echo $PATH
  • edit path
PATH=$PATH:/home/newpath
  • cek apakah HTK bisa berjalan
HVite -V
  • jika tidak terdapat error, berarti sudah OK!

7. Sharing folder antara Ubuntu (Guest OS) dan Host OS, klik sini, atau klik sini

  • install Guest Addition
  • dari jendela virtual box (ketika Guest OS sedang berjalan), klik Devices/Insert Guest Additions CD Image…
  • tunggu, lalu ketika diminta, tekan enter
  • hasil: /media/VBOXADDITIONS_4.3.6_91406 sudah di-mount
cd /media/VBOXADDITIONS_4.3.6_91406/
./autorun.sh
  • ketika selesai, reboot atau restart Virtual Box (Guest OS)
  • klik pada jendela Virtual Box (Guest OS): Devices, Shared Folder settings…
  • setting folder dengan cara menekan tombol plus, lalu masukkan folder pada Host OS yang diinginkan sebagai shared folder, misal ubuntu
  • setting shared folder pada ubuntu
  • buat folder yang diinginkan, misal /media/ubuntuVB
  • hubungkan dengan shared folder pada Host OS dengan perintah
sudo mount -t vboxsf ubuntu /media/ubuntuVB

8. Selamat bereksplorasi, klik di sini

Perintah GDB (catatan kilat)

Perintah penting pada GDB

Perintah Penjelasan
gdb NamaExec mulai gdb, debug executable bernama NamaExec
info break cek semua breakpoint
break main set breakpoint pada fungsi/method main()
run jalankan executable (mulai)
step step into (semacam next, tapi kalau ada fungsi, masuk ke dalam fungsi)
next melangkah (nggak step into)
finish keluar dari fungsi (step out)
where tampilkan current line (sudah sampai mana di source code)
c continue, lanjutkan running sampai ke breakpoint selanjutnya atau akhir eksekusi
print NamaVar print (cek nilai) variable bernama NamaVar
run argumenApapun menjalankan executable disertai passing argumen apapun (bisa panjaaang kok)
backtrace backtrace
del nomorLine hapus breakpoint pada line ke nomorLine
quit keluar dari GDB

Make : make install, make clean, dsb

.PHONY digunakan dalam makefile, untuk secara eksplisit memberitahu Make bahwa nama target tersebut fiksional (a build target name), tidak berasosiasi dengan nama suatu file. Misalnya jika pada makefile terdapat baris berikut

.PHONY: clean
clean:
rm -rf *.o

Maka menjalankan

make clean

akan mengeksekusi perintah di atas, meskipun di dalam folder terdapat file bernama clean. Nama target di dalam makefile yang tidak memproduksi output file dengan nama yang sama dengan nama target seharusnya diperlakukan dengan phony. Contoh nama target umum lainnya adalah all, install, clean, distclean, TAGS, info, dan check. Info lebih lanjut ada di sini dan di sini.

Contoh yang lebih sering adalah eksekusi

make install

target bernama install umumnya ada di dalam makefiles. Jika tidak menggunakan .phony, dan jika file bernama install terdapat di dalam direktori yang sama dengan makefile, maka menjalankan make install tidak akan mengeksekusi apapun.

Terminal emulator, PuTTY, WinSCP, SSH

Disarikan dari sini, sini, sini

Teleprinter, disebut juga sebagai tele-typewriter, teletype, atau TTY, pada dasarnya seperti mesin ketik jarak jauh. Prinsip kerja teleprinter ini digunakan pada terminal emulator, untuk mengemulasi suatu video terminal didalam suatu arsitektur display yang lain.

Continue reading “Terminal emulator, PuTTY, WinSCP, SSH”

Ubuntu

Disarikan dari sini

Ubuntu adalah distro Linux paling populer, yang berbasis Debian. Ubuntu berbasis free software, dan diberi nama ubuntu (human-ness) berdasarkan filosofi daerah Afrika Selatan. Ubuntu dapat diinstal melalui installer Ubiquity, yang dapat berjalan pada Live CD atau USB. Live CD adalah instalasi komputer bootable (pada awal komputer dinyalakan) yang berjalan pada memori komputer, bukan loading dari harddisk. CD yang digunakan pada proses ini bersifat read-only. CD installer ini dibagikan secara free (termasuk ongkos kirim) sampai April 2011. Continue reading “Ubuntu”

Desktop Environment (DE), X-Windows, GNOME, KDE

Disarikan dari sini, sini, sini

Desktop environment (DE) adalah lawan dari command-line interface (CLI). Suatu DE biasanya terdiri dari windows, icon, toolbar, folder, wallpaper dan desktop widgets (misalnya jam, layanan pesan, kalender). DE paling populer adalah GNOME dan KDE Software Compilation. Continue reading “Desktop Environment (DE), X-Windows, GNOME, KDE”