Surface Pro

Lagi dibekelin Surface Pro sama agan baru. Jadi gatel pengen beli Surface Pro 2, hehehe. Satu2 dulu ya pen..

Anyway, mau ngumpulin tips and trick surface pro sebagai berikut.

(ps: pelan2 diupdate 😀 )

Tanpa  keyboard

1. Print screen

 

 

Dengan keyboard

1. Print screen

>> semua screen: Fn + Spacebar

>> window yang aktif saja: Fn + Alt + Spacebar

 

Referensi:

6 Tips for Mastering Microsoft’s Surface Pro

Advertisements

LM317, Adjustable voltage regulator

Dapet saran dari dito-san, waktu gw butuh voltage regulator (kaya 7805) tapi yang bisa diatur2 (pake trimpot). Sebetulnya tadinya gw berpikir bisa pake 7805 dan rangkaian pembagi tegangan, tapi gw lupa memperhitungkan resistansi beban.. (Thx to kachu, yang udah mengingatkan)

Alhasil dipakailah LM317. Sudah berhasil. Ingin dicatat, soalnya suka lupa n males aja buka2 banyak datasheet.

pinout_LM317
pinout LM317
TypicalApp_LM317
Typical Application

Keterangan tambahan:
Klo menurut datasheetnya sih, yang gw tangkep, Vin – Vout = 5V
Berarti klo butuh keluaran tegangan  sekitar 4V, gw harus masukin Vin sekitar 9V

Tapi pas gw coba,dengan Vin sekitar 8V, Vout yang dihasilkan bisa sampai 6V.

Happy fighting ^___^

Kenapa mengganti MAX232 dengan MAX3232

Beribet, muter2 dan keliatan sama aja yah >_<
Namanya juga IC, mirippp… bahkan pinout nya jg sama lho.. *ada untungnya sih, jadi ga tralu ribet gantinya*

pinout_max3232
Pinout Max3232

Pada spesifikasi SIM300, terdapat keterangan karakteristik DC interface serialnya:

VIHmax= VDD_EXT+0.3, dimana VDD_EXT, Vnorm-nya = 3.0 V
berarti kan VIHmax = sekitar 3.3V

padahal tegangan keluaran MAX232 0 sampai 5V.

Untuk mengatasi ini, dicarilah RS232 converter dengan tegangan supply 3.0 – 5.0 V, yaitu MAX3232.
Rencananya IC converter ini akan diberikan supply tegangan 3.3V, sesuai dengan spesifikasi VIHmax dari SIM300. Continue reading “Kenapa mengganti MAX232 dengan MAX3232”

To do list: Bikin PCB

Masih aja belum beres??

Tenaaangg… Mari kita list satu2,, selesaikan satu per satu..

1. Power
Konvert dulu tegangan dari socket DC (sekitaran 7-8V) ke 4V (Vbatt)
2. Serial
Jangan lupa pakai MAX232
3. Sim card holder

Jangan lupa ya sodara2, itu library-library yang bikin sendiri tolong dipastikan:
1. Hole-nya lebarnya cukup
2. Urutan pin-nya bener (atas bawah segala macemnya -.- tanya eenk)

Pertanyaan bodoh untuk eenk:
1. Cara rotate gimana sih, moso ga bisa2 -.-
2. Top overlay, top layer, multilayer

Bahan pertimbangan:
1. Baterai kancing untuk Vbatt

Ingat, sebelum dioper ke Spectra, dikirim dulu ke Mas Lala.
(bersiap2lah menerima badai, pen.. huehue)

Tetap semangat ^___^

Layer 1, Physical

Kirain mah udah sampe serial. Tapi..

Setelah melalui proses debugging yang lama..
Diketahui bahwa permasalahan yang terjadi ada pada..
Layer 1: Physical!

Woooo…
Mampuse Kokondao..

“Bagaimana mau maju kalo layer satunya aja ga beres???”
–> hehehe.. masuk akal.

Tetap semangat pen!
Bisa ko, bisa..

_thx to: Mas Lala (yang udah menemukan si bug bodoh itu, hahaha..)

Transistor

PENGENALAN

Transistor merupakan…
BJT (Bipolar Junction) menunjukan ada dua kutub junction, yaitu BE (base-emitter) dan BC (base-collector).
Selain BJT dikenal juga FET (Field Effect Transistor, namun FET tidak akan dibahas lebih lanjut).

APLIKASI TRANSISTOR
Pada dasarnya aplikasi transistor dapat dibagi menjadi dua, yaitu transistor sebagai penguat dan transistor sebagai switch.

Transistor sebagai penguat
Untuk menggunakan transistor sebagai penguat, transistor harus dalam keadaan aktif (mengenai mode kerja akan dijelaskan setelah ini).
Arus kolektor merupakan hasil penguatan dari arus base dan (atau) arus emitter, dengan hubungan
Ic= (beta) . iB
Ic= (alpha) . iE

Besar (beta) bergantung pada T (apakah itu T??)

Ic dan iB besarnya bergantung pada tegangan VBE bukan (atau kecil hubungannya) bergantung pada VCE.<
Ic = f (VBE)
Ic != f(VCE)

Transistor sebagai switch

Analogi saklar tertutup (S=ON),
Yaitu saat Vinput positif atau Iinput positif. Pada saat ini, transistor berada dalam keadaan saturated.

Analogi saklar terbuka (S=OFF),
Yaitu saat Vinput atau Iinput lebih kecil atau sama dengan nol. Pada saat ini transistor berada dalam keadaan cut off.

KARAKTERISTIK TRANSISTOR IDEAL
Sebagai penguat
Arus kolektor tdk bergantung pada tegangan VCE, namun bergantung pada besarnya iB, karena
iC = (beta) . iB
Dengan (beta) merupakan faktor penguatan.

Sebagai saklar/switch (dilihat dari ada/tidaknya arus kolektor, iC)
S=ON
VCE = 0 sehingga arus iC mengalir (berapapun besarnya iC)

S=OFF
iC=0, arus iC tidak mengalir (berapapun besarnya VCE)

MODE KERJA TRANSISTOR (dilihat dari arah bias pada junction)

Saturated Active Reverse Active Cut Off
Collector ^ v ^ v
Base ^v v ^ v^
Emitter v v ^ ^

Jembatan keledai:
Aktif: “normal” : C > B > E
Reverse aktif: “reverse” : E > B > C
Saturasi: “seakan2 arus dari B”: B>>
Cut off: “seakan2 arus ke B”: B<<

MODE KERJA TRANSISTOR (dilihat dari arus dan tegangan pada junctionnya)
Aktif:
VCE ada, VBE=0.7V, iC=(beta).iB
Saturated:
Karena VCE ~0, maka iC max
Cut Off:
iC tidak mengalir, VBE kurang dari 0,7V

Arus, iC
Ada: max: saturated
(beta). iB: active
Tidak ada: ~0: cut off

Tegangan VCB
Tidak ada: ~0: active & cut off
Ada: -0,7 -> 0V: saturated

Tegangan VCE
Ada: VBE + VCE: active & cut off
Tidak ada: ~0: Saturated

Tegangan VBE
Ada: 0,7V: active & saturated
Tidak ada: ~0: cut off