Menulis abstrak

Disarikan dari sini

1. Apa yang telah dilakukan?
2. Mengapa itu dilakukan?
Tujuan (purpose)

3. Bagaimana itu dilakukan?
Metodologi (Methodology)

4. Apa yang ditemukan?
Hasil dan kesimpulan

5. Apa yang signifikan dari penemuan tersebut?

Yang sering salah:

1. Abstrak bukan pendahuluan (introduction). Abstrak ini meringkas, bukan mengenalkan.
2. Rencana penulisan. Abstrak itu ditulis terakhir, untuk meringkas isi laporan.

FAQ

1. Abstrak berguna untuk
– memperjelas tujuan penulisan,
– menunjukkan bagaimana metodologi yang dilakukan sesuai dengan tujuan, dan
– menyoroti penemuan utama (major finding) di dalam tulisan
– menentukan seberapa signifikan (penelitian) yang telah dilakukan

2. Jika terjadi kesulitan dalam penulisan abstrak, maka itu berarti bagian yang mengalami kesulitan tersebut tidak terkonsep dengan baik.

3. Sebelum menemukan hasil, seorang peneliti harus memiliki ekspektasi (harapan) tentang apa yang akan ditemukan. Sehingga ia bisa menulis kalimat berikut:
“Pada saat analisis, diharapkan bahwa …”
Dan pada bagian selanjutnya, peneliti tersebut bisa menuliskan
“Hasil analisis menunjukkan bahwa …”
Atau
“Berkebalikan dengan ekspektasi, hasil analisis menunjukkan bahwa …”